bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bondowoso menggelar acara Penyerahan Bantuan Seragam Sekolah bagi siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Acara yang menyasar peserta didik kurang mampu di seluruh 23 kecamatan se-Kabupaten Bondowoso ini berlangsung khidmat di Pendopo Raden Bagus Assra Bondowoso, Rabu (17/06/2026).
Program kolaboratif ini merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah daerah bersama lembaga amil zakat dalam menekan angka putus sekolah, sekaligus meringankan beban ekonomi orang tua murid menjelang tahun ajaran baru.
Dalam sambutannya, Bupati Bondowoso, Dr. H. Abdul Wahid Hamid M.Ag, menjelaskan bahwa pendidikan merupakan pilar utama dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing di Bondowoso. Oleh karena itu, hambatan ekonomi tidak boleh menjadi alasan bagi anak-anak di Bondowoso untuk berhenti bersekolah.
Bantuan seragam ini bukan sekadar pemberian fasilitas fisik, melainkan simbol kehadiran pemerintah dan kepedulian masyarakat melalui zakat untuk masa depan anak-anak kita. Kami ingin memastikan bahwa seluruh anak usia sekolah di 23 kecamatan, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan dan rasa percaya diri yang sama untuk menuntut ilmu.
Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Baznas Kabupaten Bondowoso serta para muzakki (pemberi zakat) yang telah menyalurkan kewajibannya. Menurutnya, sinergi antara umara (pemerintah) dan lembaga pengelolaan zakat terbukti mampu menjadi solusi taktis dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial-ekonomi, termasuk di sektor pendidikan.
Bantuan seragam ini didistribusikan secara proporsional kepada siswa-siswi yang telah melalui proses verifikasi dan validasi data agar tepat sasaran.
Target dan fokus penyaluran bantuan diantaranya Siswa-siswi SD dan SMP kurang mampu/yatim piatu, dengan cakupan wilayah 23 Kecamatan di seluruh Kabupaten Bondowoso, yang ditujukan untuk meringankan beban wali murid & mencegah angka putus sekolah.
Ketua Baznas Kabupaten Bondowoso dalam laporannya menyatakan bahwa dana yang digunakan untuk pengadaan seragam ini bersumber dari optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), utamanya dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bondowoso serta masyarakat umum. Pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal transparansi dan akuntabilitas penyaluran dana umat ini.
Acara penyerahan simbolis yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Pendidikan, para Camat, serta perwakilan kepala sekolah dan siswa penerima manfaat ini ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan Kabupaten Bondowoso.
Melalui momentum ini, Pemkab Bondowoso berharap angka partisipasi murni pendidikan di Bumi Ki Ronggo dapat terus meningkat, sekaligus merangsang kepedulian sosial yang lebih luas di tengah masyarakat demi terwujudnya Bondowoso yang maju, sejahtera, dan berkah.
Tulis Komentar