bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bondowoso resmi memperkuat sinergi lintas sektor guna menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Komitmen strategis ini ditegaskan dalam kegiatan koordinasi bertajuk "Sinergi Membangun Ekonomi Kabupaten Bondowoso melalui Sensus Ekonomi 2026" yang digelar di Pendopo Raden Bagus Assra, Senin (15/06/2026).
Langkah kolaboratif ini diambil untuk memastikan seluruh tahapan sensus dapat berjalan lancar serta menghasilkan data yang valid. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bondowoso, Dra. Nunung Setianingsih, M.M., Wakil Ketua DPRD, Wakapolres Bondowoso, Kasdim 0822 Bondowoso, Kepala BPS Bondowoso, Mudji Setijo, SST., M.Si., para kepala perangkat daerah (OPD), serta seluruh camat se-Kabupaten Bondowoso.
Mewakili Bupati Bondowoso, Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Nunung Setianingsih, menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan langkah yang sangat strategis. Sensus ini akan menjadi potret utuh mengenai peta dan kondisi riil perekonomian daerah yang bergerak dinamis.
Keakuratan data merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan. Kesalahan data akan berdampak pada kekeliruan dalam pengambilan kebijakan. Karena itu, seluruh OPD, instansi vertikal, dan kecamatan harus memberikan dukungan penuh agar Sensus Ekonomi 2026 berjalan sukses.
Lebih lanjut, dijelaskan bahwa data komprehensif yang dihasilkan dari SE 2026 akan menjadi fondasi penting bagi Pemkab Bondowoso dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan. Melalui sinergi yang kuat antar seluruh elemen, pelaksanaan sensus ini diharapkan mampu memetakan potensi penuh UMKM, menarik minat investasi, serta mempercepat laju pertumbuhan ekonomi di Bondowoso.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BPS Bondowoso, Mudji Setijo, SST., M.Si., mengungkapkan kesiapan operasional jajarannya di lapangan. Untuk wilayah Kabupaten Bondowoso, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melibatkan total 993 petugas terlatih yang tersebar di seluruh kecamatan.
874 Petugas Pendata Lapangan (PPL) yang bertugas melakukan pencacahan langsung ke pelaku usaha, 119 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) yang bertanggung jawab memastikan kualitas dan validitas data hasil pendataan.
Secara geografis, Kecamatan Bondowoso menjadi wilayah dengan konsentrasi petugas terbanyak, yaitu mencapai 72 orang, mengingat tingginya kepadatan aktivitas usaha di area perkotaan. Sementara itu, Kecamatan Ijen memiliki jumlah terkecil dengan menempatkan 14 petugas lapangan.
Kepala BPS menjelaskan, proses pendataan lapangan ini akan berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Guna menjamin profesionalitas dan kualitas hasil, seluruh petugas telah dibekali pelatihan intensif selama tiga hari efektif yang dilaksanakan pada rentang waktu 29 Mei hingga 14 Juni 2026 di lima lokasi pelatihan yang berbeda.
BPS Bondowoso sangat mengapresiasi dukungan penuh yang selama ini telah diberikan oleh jajaran Pemkab Bondowoso, Forkopimda, serta perangkat daerah. Berbagai langkah awal telah berjalan dengan baik, mulai dari penerbitan Surat Edaran (SE) Bupati, publikasi masif melalui media luar ruang dan media elektronik, hingga fasilitasi sosialisasi pengisian data bagi para pelaku usaha.
Meski demikian, Kepala BPS mengingatkan bahwa tantangan ke depan masih membutuhkan kerja keras bersama. Pihaknya mengharapkan penyebaran informasi terkait SE 2026 dapat diperluas secara masif hingga menyentuh tingkat desa, rukun tetangga (RT), dan rukun warga (RW). Partisipasi aktif dari Aparatur Sipil Negara (ASN) juga sangat diharapkan untuk ikut mengawal dan menyosialisasikan pelaksanaan sensus di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Keberhasilan Sensus Ekonomi tidak dapat dicapai tanpa dukungan dari pemerintah daerah, Forkopimda, perangkat daerah, serta seluruh lapisan masyarakat. Kami sangat optimistis, dengan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat, kita mampu menghasilkan data ekonomi yang berkualitas. Data inilah yang akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih inklusif dan tepat sasaran bagi kemajuan Kabupaten Bondowoso,.
Pemkab Bondowoso dan BPS mengimbau kepada seluruh pelaku usaha, baik skala mikro, kecil, menengah, hingga besar, untuk menerima kedatangan petugas dengan baik serta memberikan jawaban dan data yang jujur, benar, dan apa adanya demi masa depan ekonomi daerah yang lebih baik.
Tulis Komentar