bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Bupati Bondowoso, H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., bersama Wakil Bupati As'ad Yahya Syafi'i, SE, dan Ketua DPRD Bondowoso, H. Ahmad Dhafir, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Senin (02/02/2026).
Acara yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ini menjadi momentum strategis konsolidasi nasional untuk mengimplementasikan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Nasional 2025–2029.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya stabilitas nasional sebagai fondasi pembangunan. Presiden menegaskan bahwa meskipun perbedaan pendapat adalah bagian dari demokrasi, hal tersebut tidak boleh memicu kerusuhan yang membahayakan negara.
Pembangunan nasional membutuhkan suasana yang aman, tertib, dan kondusif. Kebijakan nasional tidak cukup hanya ditetapkan secara regulatif, namun harus dipahami, disepakati, dan diimplementasikan bersama oleh seluruh pemangku kepentingan tanpa tafsir masing-masing.
Presiden juga memaparkan sejumlah capaian signifikan sepanjang tahun 2025, di antaranya Pertumbuhan Ekonomi yang Mencapai angka 5,04 persen, Kesehatan & Pangan diukur dari Produksi beras nasional yang naik 13% mencapai 34,7 juta ton, dengan cadangan Bulog mencatat rekor tertinggi sebesar 4,2 juta ton. Selain itu, 70 juta warga telah mengakses pemeriksaan kesehatan gratis.
Selain itu juga di sektor Sosial & Pendidikan melalui Program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau 60 juta lebih penerima manfaat. Di sektor pendidikan, belasan ribu sekolah telah direnovasi dan ribuan anak telah mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat. Serta sektor Ekonomi Kerakyatan, dengan Terbentuknya 81.613 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta penciptaan 2,7 juta lapangan kerja baru.
Menanggapi arahan tersebut, Bupati Bondowoso H. Abdul Hamid Wahid menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Bondowoso untuk melakukan sinkronisasi kebijakan daerah dengan target-target pusat. Fokus utama akan diarahkan pada penguatan koordinasi lintas sektor guna menangani isu strategis seperti kemiskinan, ketahanan pangan, pendidikan, dan penurunan angka stunting.
Pihaknya hadir lengkap bersama Wakil Bupati dan Ketua DPRD sebagai bentuk soliditas untuk memastikan kebijakan Presiden berjalan tepat sasaran di Bondowoso. Kami akan segera mengidentifikasi kendala di lapangan agar eksekusi program di daerah berjalan efektif, efisien, dan akuntabel.
Rakornas ini juga dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, seluruh Menteri Kabinet Merah Putih, unsur Forkopimda (Dandim, Kapolres, Kajari), serta Kepala BPS kabupaten/kota. Kehadiran berbagai elemen ini diharapkan mampu menjembatani celah antara regulasi pusat dan pelaksanaan di tingkat daerah.
Tulis Komentar