bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Fathur Rozi, M.Fil.I, menunjukkan komitmen cepat tanggap pemerintah daerah dengan meninjau langsung lokasi bencana angin kencang di Kelurahan Badean, Kecamatan Bondowoso, pada Senin malam (02/03/226).
Kehadiran Sekda sebagai Perwakilan Pemerintah Kabupaten Bondowoso di lokasi bencana bertujuan untuk memastikan langkah-langkah darurat dan bantuan bagi warga terdampak berjalan secara optimal.
Berdasarkan laporan dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Bondowoso, cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah perkotaan sejak pukul 20.38 WIB. Intensitas angin yang cukup tinggi dan berlangsung lama mengakibatkan struktur bangunan milik salah satu warga tidak mampu menahan beban hingga mengalami kerusakan serius, bencana terjadi di Jalan Abdul Wahid, Tegal Batu RT 008 RW 006, Kelurahan Badean.
Peninjauan lapangan mengonfirmasi bahwa rumah milik Bapak Saladi mengalami kerusakan pada bagian tengah bangunan yang ambruk. Berdasarkan asesmen awal, rumah tersebut dikategorikan mengalami rusak sedang.
Naasnya, kejadian ini juga memakan korban luka. Anak dari Bapak Saladi dilaporkan mengalami luka memar di bagian pundak akibat tertimpa material bangunan berupa genteng saat struktur atap mulai runtuh. Tim di lapangan telah memastikan korban mendapatkan penanganan yang diperlukan.
Di lokasi kejadian, Sekretaris Daerah berbincang langsung dengan pihak keluarga terdampak untuk memberikan penguatan moral. Pihaknya menegaskan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama.
Pihaknya hadir malam ini untuk memastikan kehadiran pemerintah di tengah kesulitan warga. Saya telah menginstruksikan BPBD dan pihak kecamatan untuk segera melakukan pendataan detail terkait kerugian material agar bantuan stimulan atau perbaikan dapat segera diproses.
Hingga pukul 21.53 WIB, sejumlah unsur terkait masih bersiaga di lokasi, di antaranya Personel BPBD Kabupaten Bondowoso yang melakukan asesmen teknis. Jajaran Pemerintah Kecamatan Bondowoso dan Pemerintah Kelurahan Badean, serta warga sekitar yang bergotong royong membantu membersihkan puing-puing material.
Saat ini, keluarga Bapak Saladi masih memilih untuk tetap menempati rumah tersebut karena bagian bangunan lainnya dinilai masih aman dan memungkinkan untuk ditinggali sementara waktu. BPBD akan terus memantau perkembangan situasi, mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti angin kencang dan hujan lebat, dengan rutin memeriksa kondisi konstruksi atap rumah serta memangkas dahan pohon yang rimbun di sekitar pemukiman.
Tulis Komentar