bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Pemerintah Kabupaten Bondowoso bekerja sama dengan Bank Indonesia menggelar Pekan QRIS Nasional mulai 11-16 Agustus 2025 di Alun-alun Raden Bagus Asra, Bondowoso.
Pada Puncak kegiatan, ditutup dan dihadiri langsung oleh Bupati Bondowoso H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., bersama jajaran Forkopimda, perbankan, akademisi, hingga pelaku usaha.
Turut hadir Perwakilan Bank Indonesia Cabang Jember, Gunawan; Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso, Dzakiyul Fikri, S.H., M.H.; Ketua Pengadilan Negeri Bondowoso, Ahmad Ismail, S.H., M.H.; Komandan Yonif 514/SY, Letkol (Inf) Ugroseno; Komandan Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jatim, AKP Suprianto, S.H.; serta sejumlah pejabat daerah, pimpinan perbankan, kepala Bulog, dan rektor perguruan tinggi di Bondowoso.
Acara ini merupakan rangkaian nasional dari Bank Indonesia untuk meningkatkan adopsi transaksi digital melalui QRIS dengan tema .“ Rayakan Digitalisasi,QRIS-nya Satu, Menangnya Banyak”.
Bupati Bondowoso dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran QRIS sebagai pintu masuk inklusi keuangan dan percepatan ekonomi digital. “QRIS bukan hanya metode pembayaran, melainkan pintu gerbang menuju efisiensi ekonomi, transparansi transaksi, dan perluasan inklusi keuangan. Semakin tinggi adopsi QRIS, semakin cepat perputaran ekonomi kita.
Bupati menambahkan, meski penggunaan QRIS di Bondowoso sudah memasuki tahap usage implementation, literasi digital masyarakat masih rendah.
Masih banyak potensi dari masyarakat yang belum memanfaatkan pembayaran digital dan merchant yang belum bergabung. Momentum Pekan QRIS Nasional ini harus menjadi langkah awal untuk membangun budaya transaksi digital yang sehat dan aman.
Sementara itu, Gunawan, Perwakilan Bank Indonesia Jember, menyampaikan apresiasi terhadap partisipasi masyarakat Bondowoso dalam mendorong transaksi digital.
Bondowoso memiliki peluang besar untuk meningkatkan indeks masyarakat digital. Dengan kolaborasi pemerintah daerah, perbankan, dan pelaku usaha, kami yakin percepatan inklusi keuangan dapat tercapai.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperluas penggunaan QRIS hingga ke level pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta masyarakat luas. Pemkab Bondowoso mengajak seluruh perangkat daerah, komunitas, dan perbankan untuk terus mengampanyekan transaksi cashless sebagai gaya hidup baru yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Tulis Komentar