bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali melakukan penguatan struktur organisasi untuk meningkatkan efektivitas kinerja pelayanan publik. Bupati Bondowoso, H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam 15 Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso, di Pendopo Raden Bagus Assra pada Kamis (05/02/2026).
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Safi’i, S.E., Ketua DPRD Bondowoso H. Achmad Dhafir, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Dr. H. Fathur Rozi, M.Fil.I., serta para staf ahli, asisten, kepala OPD, dan camat se-Kabupaten Bondowoso.
Dalam sambutannya, Bupati Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal yang lumrah guna penyegaran organisasi. Namun, ia mengingatkan bahwa jabatan bukanlah sekadar posisi struktural atau privilese, melainkan amanah besar.
Dalam arahannya Bupati menegaskan, Jabatan yang saudara emban hari ini adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara berlapis; kepada masyarakat Bondowoso, kepada negara, dan yang paling utama, kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Bupati menitipkan tiga poin krusial yang wajib diinternalisasi oleh para pejabat yang baru dilantik, Profesionalitas Aparatur yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi wajib memiliki etika dan komitmen tinggi terhadap tugas, Disiplin sebagai Budaya: Menjadikan disiplin waktu dan aturan sebagai fondasi utama dalam bekerja, Kualitas Pelayanan Publik dengan Menciptakan pelayanan yang cepat, transparan, dan berkeadilan tanpa diskriminasi.
Bupati juga mengharapkan para pejabat administrator dan pengawas mampu menjadi pemimpin yang mumpuni di unit kerja masing-masing. Mereka dituntut membangun komunikasi harmonis dengan bawahan guna menciptakan lingkungan kerja yang kondusif namun tetap tegas dalam koridor aturan.
Secara spesifik, Bupati memberikan instruksi kepada para camat yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama terkait Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Urusan PBB masih menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Saya meminta para camat memberikan perhatian serius, melakukan pendekatan yang efektif, dan memastikan target PAD kita tercapai demi keberlanjutan pembangunan di Bondowoso.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bondowoso, Puspo Pranoto, S.T., M.M., menyampaikan bahwa dengan pelantikan ini, stabilitas birokrasi di Bondowoso semakin mantap.
Saat ini, hampir seluruh posisi jabatan struktural di lingkungan Pemkab Bondowoso telah terisi. Sudah tidak ada lagi jabatan Pelaksana Tugas (Plt) untuk posisi camat maupun eselon II.
Meski demikian, pihaknya menambahkan bahwa ke depan pemerintah masih memiliki agenda penataan di sektor pendidikan. Langkah selanjutnya adalah proses mutasi kepala sekolah. Ini memerlukan tahapan dan mekanisme khusus melalui Dinas Pendidikan yang berbeda dengan jabatan struktural umum.
Dengan formasi baru ini, Pemerintah Kabupaten Bondowoso optimis dapat mendorong akselerasi pembangunan dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di awal tahun 2026.
Tulis Komentar