bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Bupati Bondowoso, H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., bersama Wakil Bupati, H. As'ad Yahya Syafi'i, SE., dan Ketua DPRD Bondowoso, H. Ahmad Dhafir, melakukan peninjauan lapangan guna melihat langsung dampak banjir di Kecamatan Cermee, Senin, (12/01/2026).
Kunjungan kerja ini dilakukan menyusul luapan air yang terjadi pada Minggu malam, yang mengakibatkan sejumlah kerusakan pada infrastruktur jalan di wilayah tersebut. Kehadiran para pimpinan daerah ini bertujuan untuk memastikan langkah-langkah penanganan darurat dan jangka panjang berjalan dengan cepat dan tepat sasaran.
Dalam peninjauan tersebut, Plt. Kepala Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air, dan Bina Konstruksi (BSBK) Kabupaten Bondowoso, Ansori, ST, memberikan laporan detil mengenai kondisi teknis jalan yang terdampak. Ia menegaskan bahwa proyek peningkatan jalan di lokasi tersebut sebenarnya telah tuntas dikerjakan.
Pekerjaan peningkatan jalan di lokasi sudah selesai 100 persen sebelum musibah banjir terjadi. Namun, karena saat ini masih dalam masa pemeliharaan, maka pihak penyedia jasa atau pihak ketiga memiliki kewajiban penuh untuk melakukan perbaikan jika ditemukan kerusakan, terutama yang berkaitan dengan faktor teknis.
Selain meninjau kerusakan pada badan jalan, tim gabungan juga melakukan evaluasi terhadap sistem pembuangan air di sekitar lokasi. Hasil pengamatan lapangan menunjukkan bahwa sistem drainase yang ada saat ini kurang optimal dalam menampung debit air saat hujan dengan intensitas tinggi, sehingga memicu air meluap hingga ke badan jalan.
Sebagai langkah tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas BSBK saat ini tengah melakukan Penghitungan Teknis untuk Mengukur tingkat kerusakan aspal secara mendalam. Analisis Fungsi Drainase untuk Mengevaluasi kebutuhan kapasitas drainase yang ideal agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Selain itu, Perencanaan Penanganan yang hasilnya akan menjadi dasar utama dalam menyusun strategi perbaikan dan penguatan infrastruktur di Kecamatan Cermee.
Bupati Bondowoso, H. Abdul Hamid Wahid, menekankan bahwa keselamatan dan kenyamanan akses transportasi masyarakat menjadi prioritas utama. Pemerintah daerah akan terus bersinergi dengan DPRD dan seluruh perangkat daerah terkait untuk memastikan proses pemulihan infrastruktur pasca-banjir dapat diselesaikan dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Kunjungan ini diakhiri dengan instruksi kepada dinas terkait untuk segera melakukan koordinasi dengan pihak penyedia jasa agar proses perbaikan jalan segera dimulai tanpa menunggu kerusakan menjadi lebih parah.
Tulis Komentar