bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Kabupaten Bondowoso diisi dengan kegiatan Khitan Massal Modern yang digelar di Kecamatan Wringin. Kegiatan sosial tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i dan dihadiri Camat Wringin Misyono, jajaran Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Kementerian Sosial RI melalui Sentra Mahatmiya Bali, Dinas Sosial P3AKB, tenaga kesehatan dari Klinik Al Fatih, serta para orang tua dan peserta khitan, Selasa, (20/07/2026).
Wakil Bupati menyampaikan bahwa khitan massal bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi juga bentuk nyata kepedulian pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak.
Khitan massal ini merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas kita kepada masyarakat. Selain menjadi bagian dari syariat Islam, khitan juga memiliki manfaat penting bagi kesehatan dan kebersihan anak-anak.
Pihaknya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI melalui Sentra Mahatmiya Bali, Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Bondowoso, Pemerintah Kecamatan Wringin, Klinik Al Fatih, tenaga kesehatan, relawan, dan seluruh panitia yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh sehat, memperoleh pendidikan yang layak, mendapatkan perlindungan, serta kasih sayang yang memadai. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus berkomitmen menghadirkan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat melalui semangat Bondowoso Berkah: Berkualitas, Akseleratif, dan Holistik, sehingga pelayanan kesehatan, pendidikan, dan sosial dapat dirasakan secara merata hingga ke pelosok desa.

Kepada para peserta khitan, Wakil Bupati memberikan semangat agar tidak merasa takut karena seluruh proses dilakukan oleh tenaga medis profesional dengan pelayanan yang aman dan nyaman.
Sementara itu, Camat Wringin Misyono menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI melalui Sentra Mahatmiya Bali yang telah menghadirkan program Khitan Massal Modern di Kecamatan Wringin. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat sekaligus membantu keluarga yang membutuhkan layanan khitan bagi putra-putranya.
Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI melalui Sentra Mahatmiya Bali yang telah memilih Kecamatan Wringin sebagai lokasi kegiatan ini. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi wujud sinergi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang terlibat. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Klinik Al Fatih Bondowoso, Gesit Wira, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan khitan terbaik kepada masyarakat sebagai bentuk kontribusi dalam mencetak generasi penerus yang sehat dan berkualitas.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 36 anak mengikuti Khitan Massal Modern menggunakan metode terbaru Thermoseal. Metode ini menawarkan berbagai keunggulan, yakni tanpa suntik, tanpa jahit, tanpa perban, sehingga anak-anak dapat menjalani proses khitan dengan lebih nyaman dan bisa kembali beraktivitas dalam waktu singkat.
Klinik Al Fatih Bondowoso berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan khitan terbaik kepada masyarakat. Melalui metode Thermoseal, kami ingin menghadirkan layanan yang lebih nyaman, aman, dan modern sehingga anak-anak tidak lagi merasa takut untuk dikhitan.
Pihaknya berharap kolaborasi antara pemerintah, Kementerian Sosial RI, tenaga kesehatan, dan seluruh pihak yang terlibat dapat terus terjalin sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh pelayanan.
Tulis Komentar