bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Bondowoso tidak sekadar diisi dengan kegiatan seremonial. Semangat pengabdian dan kepedulian terhadap alam diwujudkan secara nyata melalui aksi penghijauan bertajuk "Tanam 1.000 Pohon untuk Masa Depan Bondowoso" yang berlangsung di lahan Perhutani, Petak 65G RPH Brebes BKPH Klabang Krajan 1, Dusun Bubutan, Desa Tapen, Kecamatan Tapen, pada Rabu (09/09/2026).
Kegiatan ini menjadi simbol sinergi kuat antara TNI, pemerintah daerah, Perhutani, aparat keamanan, organisasi masyarakat, pelajar, hingga jajaran elemen masyarakat luas dalam memperkuat ekosistem lingkungan hidup serta memitigasi dampak perubahan iklim di wilayah Bondowoso.
Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, S.E., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif Kodim 0822/Bondowoso beserta segenap jajaran TNI. Menurutnya, selama 81 tahun mengabdi, TNI terus membuktikan bahwa perannya tidak hanya berfokus pada benteng pertahanan negara, tetapi juga senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam aksi sosial, kemanusiaan, hingga pembangunan daerah.
Melalui gerakan penanaman pohon ini, menunjukkan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Pohon yang kita tanam hari ini akan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.
Pihaknya menegaskan bahwa keberadaan pohon memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Selain berfungsi menjaga ketersediaan sumber air dan meningkatkan kualitas udara, tutupan vegetasi hijau juga berperan sebagai benteng alami untuk mencegah risiko bencana alam seperti tanah longsor, banjir, dan dampak ekstrem perubahan iklim.
Lebih lanjut, upaya penghijauan ini dinilai memiliki nilai strategis bagi Kabupaten Bondowoso yang bertumpu pada kekayaan alam. Potensi daerah seperti hamparan perbukitan hijau, kawasan hutan, hingga komoditas kebanggaan berupa perkebunan kopi harus terus dilindungi dan dilestarikan agar memberikan manfaat berkelanjutan bagi kesejahteraan warga.
Dandim 0822/Bondowoso, Letkol Inf Prawito, menjelaskan detail teknis dari gerakan reboisasi ini. Total bibit yang disiapkan mencapai 1.000 batang, yang terdiri atas 900 pohon jati dan 100 pohon alpukat.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 300 bibit ditanam secara serentak pada penanaman awal di lokasi kegiatan. Sementara itu, 700 bibit sisanya akan ditanam secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi lapangan serta menyambut datangnya musim penghujan agar tingkat keberhasilan tumbuh bibit semakin optimal.
Pemilihan jenis tanaman jati dan alpukat dirancang untuk memberikan dampak ganda, pohon alpukat. Diharapkan dapat menghasilkan nilai ekonomi dan ketahanan pangan melalui produksi buah dalam kurun waktu beberapa tahun ke depan, sedangkan pohon jati, Diproyeksikan sebagai investasi ekologis jangka panjang untuk memperkuat struktur tanah dan menjaga daya serap air.
Letkol Inf Prawito menekankan bahwa fokus utama gerakan ini tidak berhenti pada seremoni penanaman semata, melainkan akan berlanjut pada tahap perawatan dan pemeliharaan secara berkala.
Aksi penanaman pohon ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bondowoso, dan Dandim 0822 juga dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh daerah, Wakapolres Bondowoso, Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., Administratur Perhutani Bondowoso, Misbahul Munir, Jajaran Forkopimcam Tapen, dan jajaran Perhutani Bondowoso.
Keberhasilan acara ini turut didukung oleh aksi gotong royong personel lintas lembaga dan komunitas, meliputi jajaran TNI, Polri, Perhutani, Satpol PP, Dinas Kehutanan, BPBD Bondowoso, Dinas Bina Marga Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (BSBK) Wonosari, GP Ansor, Pramuka SMAN 1 Tapen, serta siswa-siswi SMPN 1 Klabang.
Melalui keterlibatan lintas generasi dan lembaga ini, momentum peringatan HUT ke-81 TNI di Kabupaten Bondowoso menjadi pijakan penting untuk memperkuat semangat gotong royong. Aksi nyata yang ditanam hari ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang sustainable dan dirasakan manfaatnya hingga generasi yang akan datang.
Tulis Komentar