bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Ribuan anggota Pramuka yang terdiri dari tingkatan Siaga, Penggalang, Penegak, hingga Pandega mengikuti Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kabupaten Bondowoso, Alun-Alun Raden Bagus Assra, Kabupaten Bondowoso, pada Jumat pagi (28/08/2026).
Bupati Bondowoso, Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., yang bertindak sebagai Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bondowoso, hadir memimpin langsung jalannya upacara. Kehadiran Bupati didampingi oleh Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bondowoso, As'ad Yahya Syafi'i, S.E., serta segenap jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kabupaten Bondowoso.
Kehadiran jajaran FORKOPIMDA dan pimpinan daerah secara lengkap menjadi bukti nyata sinergi dan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui gerakan kepramukaan.
Dalam amanatnya, Bupati Bondowoso Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag. menyampaikan bahwa usia ke-65 tahun bagi Gerakan Pramuka merupakan momentum matang untuk memperkuat relevansi organisasi di tengah arus modernisasi dan tantangan era digital. Menurut beliau, Gerakan Pramuka memiliki keunggulan komparatif dalam membentuk benteng karakter, kedisiplinan, serta kepedulian sosial anak bangsa.
Gerakan Pramuka bukan sekadar kegiatan rutin atau ekstrakurikuler sekolah semata, melainkan wadah penggemblengan karakter dan kepemimpinan generasi muda. Nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma yang ditanamkan merupakan fondasi utama untuk membentuk modal sosial masyarakat Bondowoso yang tangguh, mandiri, berdaya saing, serta berakhlak mulia.
Bupati juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap pengurus Kwarcab, para Pembina, Pelatih, dan jajaran Kwartir Ranting se-Kabupaten Bondowoso yang tanpa lelah membina adik-adik Pramuka hingga ke pelosok desa.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Bondowoso, As'ad Yahya Syafi'i, S.E., menegaskan komitmen Kwarcab untuk terus bersinergi dengan kebijakan Pemerintah Daerah dan FORKOPIMDA.
"Dukungan penuh dari Bapak Bupati selaku Ketua Mabicab dan seluruh jajaran FORKOPIMDA menjadi energi tambahan bagi Kwarcab Bondowoso untuk terus berinovasi dalam program-program kepramukaan. Kami berkomitmen menghadirkan kegiatan yang edukatif, relevan dengan kemajuan teknologi, namun tetap mempertahankan nilai-nilai luhur kepramukaan," ungkap As'ad Yahya Syafi'i, S.E.
Prosesi Penganugerahan Penghargaan: Dari Dasa Darma Hingga Aksi Kemanusiaan Medan Ekstrem
Salah satu momen paling krusial dan menyentuh dalam upacara ini adalah sesi penganugerahan tanda penghargaan kepramukaan serta piagam penghargaan khusus atas aksi tanggap darurat kemanusiaan.
Bupati Bondowoso didampingi FORKOPIMDA menyerahkan langsung deretan penghargaan kepada jajaran insani kepramukaan, aparat keamanan, dan relawan lintas sektor yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa.
Apresiasi tinggi diberikan atas sinergi, keberanian, dan kerja keras tim SAR gabungan yang berhasil melakukan aksi penyelamatan di medan ekstrem Gunung Piramid. Penghargaan ini dianugerahkan kepada, Kapolres Bondowoso beserta jajarannya, Dandim 0822 Bondowoso beserta jajarannya, Batalyon Infanteri Raider 514, BRIMOB, DPRD Bondowoso, Brigade Penolong 13.11 Kwarcab Bondowoso, RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia) Wilayah Bondowoso, Piagam Penghargaan Khusus Penyelamatan Orang Hilang di Gunung Krincing
Penghargaan juga diserahkan atas keberhasilan operasi kemanusiaan dan pencarian korban hilang di kawasan Gunung Krincing kepada, Kapolres Bondowoso beserta jajarannya, Dandim 0822 Bondowoso beserta jajarannya, Penyematan Tanda Penghargaan Pancawarsa Satu diberikan kepada 6 orang Pembina Pramuka atas kesetiaan, kepatuhan, serta keaktifannya melakukan pembinaan kepramukaan secara terus-menerus selama lima tahun berturut-turut.
Sebagai tingkatan tertinggi di masing-masing golongannya, penganugerahan Pramuka Garuda disematkan kepada 82 anggota terdidik, yang terdiri dari 35 anggota Golongan Penggalang dan 47 anggota Golongan Penegak.
Penghargaan Tanda Keikut-sertaan Kegiatan (Tiska) Jambore Nasional sekaligus predikat Peserta Jambore Nasional Teladan diserahkan kepada 32 anggota Pramuka yang telah membawa harum nama Kabupaten Bondowoso di tingkat nasional.
Sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih, perwakilan Pemimpin Regu (Pinru) Putra dan Pemimpin Regu (Pinru) Putri Kontingen Jambore Nasional secara simbolis menyerahkan kenang-kenangan kepada Kamabicab (Bupati Bondowoso) dan Ka Kwarcab (Wakil Bupati/Ketua Kwarcab).
Rangkaian upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 ini diawali secara tertib dengan pengibaran bendera Sang Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, UUD 1945, serta pengucapan Dasa Darma Pramuka. Suasana semakin haru dan bergelora saat seluruh peserta menyanyikan lagu "Hymne Pramuka" dengan penuh penghayatan.
Usai prosesi penganugerahan penghargaan, seluruh hadirin diimbau untuk istirahat di tempat guna menyaksikan Persembahan Penampilan Atraksi Keterampilan dari peserta didik Pramuka Penggalang dan Penegak se-Kabupaten Bondowoso. Penampilan megah seperti bangunan pionering kreasi, senam lalu lintas (lantas), hingga tarian kolosal berhasil memukau jajaran FORKOPIMDA dan masyarakat yang memadati Alun-Alun Raden Bagus Assra.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kabupaten Bondowoso ini menutup halamannya dengan optimisme tinggi bahwa Gerakan Pramuka akan terus menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi muda Bondowoso yang berkarakter, tangguh, serta berjiwa kemanusiaan.
Tulis Komentar