bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Bupati Bondowoso, Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., secara resmi melepas keberangkatan tiga murid terbaik daerah yang berhasil menjuarai Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Provinsi Jawa Timur untuk berlaga di tingkat Final Nasional, di Pendopo Raden Bagus Assra Bondowoso pada Senin (24/08/2026).
Tiga putra-putri terbaik yang mewakili Kabupaten Bondowoso di kancah nasional tersebut adalah Danish Ifat Rafif Gustatama dari UPTD SPF SDN Kotakulon 1 (bidang Matematika), Siti Nur Aisyah Ayu Samroni dari UPTD SPF SDN Binakal (bidang Matematika), serta Abiyyu Bilfaqih Junaidi dari MIS At Taqwa (bidang Ilmu Pengetahuan Sosial).
Acara pelepasan ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Kepala Dinas Pendidikan, para kepala sekolah, guru pembina, serta para orang tua murid. Kehadiran jajaran Pemkab Bondowoso menjadi bentuk dukungan moral penuh bagi para siswa yang akan menguji ketangkasan berpikir dan pengetahuan mereka di tingkat nasional.
Dalam arahannya, Bupati Bondowoso, Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perjuangan, kedisiplinan, dan tekad keras para siswa hingga mampu menembus babak final. Beliau menegaskan bahwa pencapaian Danish, Siti Nur Aisyah, dan Abiyyu bukan sekadar keberhasilan pribadi, melainkan kebanggaan besar bagi seluruh masyarakat Bondowoso.
"Ananda Danish, Siti Nur Aisyah, dan Abiyyu adalah bukti nyata bahwa anak-anak Bondowoso memiliki daya saing yang luar biasa. Keberhasilan menembus Final Nasional OSN membuktikan bahwa dengan kerja keras dan pembinaan yang tepat, kita mampu berdiri sejajar dengan wilayah lain di Indonesia. Manfaatkan momentum ini untuk belajar, mengasah mentalitas juara, dan membawa pulang hasil terbaik bagi daerah," ujar Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, Taufan Restuanto, menilai keberhasilan Aisyah merupakan pesan kuat bagi seluruh dunia pendidikan. Meskipun SD Binakal bukan sekolah besar, semangat dari guru pembimbing dan pihak sekolah membuktikan bahwa keterbatasan jumlah siswa serta keberadaan sekolah di pelosok bukanlah hambatan untuk meraih prestasi. Ia menambahkan bahwa pencapaian tersebut harus menjadi bahan refleksi bagi seluruh lembaga pendidikan di Bondowoso.
Bupati juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru pembimbing, kepala sekolah, serta orang tua yang terus memberikan dukungan tanpa henti. Beliau berpesan agar para peserta senantiasa menjaga kesehatan, fokus, dan menjunjung tinggi integritas selama kompetisi berlangsung.
Pelepasan secara simbolis ditandai dengan penyerahan dukungan moral dan doa bersama dari Pemkab Bondowoso. Keberangkatan tiga duta sains ini membawa harapan besar seluruh masyarakat Bondowoso agar mereka mampu mengukir prestasi terbaik, meraih medali, dan menginspirasi seluruh pelajar di Kabupaten Bondowoso untuk terus berani bermimpi dan berprestasi.
Tulis Komentar