bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Sebanyak 209 prajurit terbaik dari Batalyon Infanteri (Yonif) 514/Sabaddha Yudha secara resmi dilepas untuk mengemban tugas mulia dalam misi perdamaian dunia dibawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke Lebanon.
Acara pelepasan sekaligus kegiatan supervisi kesiapan keberangkatan ini digelar di Pringgitan Pendopo Raden Bagus Assra, Bondowoso, pada Selasa (31/03/2026).
Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bondowoso serta Tim Supervisi dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia.
Bupati Bondowoso, Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan bangga yang mendalam atas terpilihnya Yonif 514 sebagai bagian dari kontingen internasional. Menurutnya, penugasan ini merupakan pengakuan atas profesionalisme prajurit yang berbasis di Bondowoso.
Ini adalah tugas mulia. Para prajurit tidak hanya membawa nama bangsa dan negara di pundak mereka, tetapi juga membawa misi kemanusiaan yang luhur untuk menjaga perdamaian dunia.
Beliau juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bondowoso memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan misi ini. Dukungan tersebut merupakan wujud nyata kontribusi daerah dalam menyukseskan kebijakan strategis nasional di bidang pertahanan dan stabilitas internasional. Bupati juga memanjatkan doa agar seluruh personel senantiasa diberikan keselamatan dan kesehatan hingga kembali ke tanah air dengan utuh.
Ketua Tim Supervisi Kemenhan RI, Kolonel Inf Aditya Mulyadi, A.Md., yang didampingi oleh anggota tim Letkol Inf Sholihin, memastikan bahwa seluruh tahapan persiapan keberangkatan Satgas telah berjalan sesuai rencana yang ditetapkan. Ia memuji semangat juang yang ditunjukkan oleh para prajurit Yonif 514.
Menariknya, Kolonel Aditya menekankan bahwa para prajurit adalah duta bangsa yang juga membawa identitas kearifan lokal. Ia menyarankan agar potensi daerah, seperti Kopi Khas Bondowoso, dapat dijadikan sarana "diplomasi meja makan" untuk memperkenalkan budaya Indonesia di kancah internasional.
Keberangkatan ini membawa identitas daerah. Kami melihat semangat luar biasa dari Bondowoso. Bahkan potensi budaya dan produk lokal bisa menjadi sarana diplomasi yang efektif di Lebanon nanti.
Pasca kegiatan di Bondowoso, 209 prajurit ini dijadwalkan bertolak menuju Jakarta pada 4 April 2026 mendatang untuk menjalani tahap persiapan akhir (Pre-Deployment Training) sebelum diterjunkan langsung ke wilayah konflik di Lebanon.
Dengan keberangkatan ini, Yonif 514/Sabaddha Yudha membuktikan diri bukan sekadar satuan tempur, melainkan agen perdamaian yang membawa nilai-nilai profesionalisme TNI serta keramahan budaya Indonesia ke mata dunia. Dukungan dan doa dari seluruh lapisan masyarakat diharapkan menjadi kekuatan tambahan bagi para prajurit dalam menjalankan mandat internasional ini.
Tulis Komentar