bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Dalam upaya strategis memperkuat ketahanan fiskal wilayah dan mendorong percepatan pembangunan pasca pandemi, Pemerintah Kabupaten Bondowoso secara resmi memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan sektor swasta pengelola sumber daya alam strategis. Langkah nyata ini diwujudkan melalui kunjungan kerja operasional yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, S.E., ke kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) PT Medco Cahaya Geothermal yang terletak di Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, Kamis, (21/05/2026).
Kunjungan tersebut diinisiasi oleh Sekretariat Daerah Kabupaten Bondowoso dengan agenda utama difokuskan pada penguatan jalinan silaturahmi sekaligus pelaksanaan koordinasi intensif mengenai mekanisme regulasi dan realisasi Pemanfaatan produksi panas bumi.
Optimalisasi penerimaan sektor ini dinilai sangat krusial bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bondowoso, guna mendukung program kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Kunjungan kerja ke wilayah hulu energi terbarukan ini mencerminkan komitmen dan atensi penuh dari jajaran eksekutif Pemerintah Kabupaten Bondowoso, dengan kehadiran tim delegasi lintas sektor yang komprehensif yang mendampingi Wakil Bupati. Jajaran pejabat esensial dan kepala Perangkat Daerah yang turun langsung ke lapangan diantaranya Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Bondowoso, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kepala Badan Bina Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora), Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah, Kepala Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah.
Kehadiran jajaran komparatif dari multi-sektor ini ditujukan agar pembahasan mengenai tata kelola dan pemanfaatan potensi bonus produksi geotermal dapat ditinjau dari berbagai perspektif operasional secara menyeluruh. Dengan demikian, aspek pemanfaatan ruang, mitigasi dampak lingkungan, sinkronisasi program pembangunan, hingga kajian legalitas hukum dapat diselesaikan secara langsung, integratif, dan berkepastian hukum.
Dalam forum koordinasi yang digelar bersama General Manager PT Medco Cahaya Geothermal beserta jajaran manajemen korporasi, Pemerintah Kabupaten Bondowoso menekankan pentingnya akuntabilitas dan kontribusi nyata dari pemanfaatan energi bersih terhadap struktur APBD daerah. Mengingat letak geografis Kecamatan Ijen memiliki karakteristik green energy yang sangat kaya, bonus produksi dari sektor panas bumi diproyeksikan mampu mempertebal kapasitas ruang fiskal daerah.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap melalui forum ini dapat dirumuskan pola kemitraan yang transparan, terukur, dan saling mendukung (mutualistic). Pengalokasian dana PAD yang bersumber dari optimalisasi sektor energi terbarukan ini nantinya akan diprioritaskan kembali untuk membiayai akselerasi infrastruktur publik, optimalisasi pelayanan dasar masyarakat, serta penyusunan program pemeliharaan ekosistem lingkungan hidup di sekitar wilayah Kecamatan Ijen.
Pertemuan strategis ini berjalan secara dinamis, produktif, dan komunikatif, sekaligus menjadi landasan utama yang memperkuat pola hubungan industrial yang harmonis antara pihak korporasi swasta dengan pemerintah daerah. Kemitraan yang kokoh ini diharapkan menjadi modal penting bagi pembangunan daerah demi terwujudnya kemajuan ekonomi yang inklusif di Kabupaten Bondowoso.
Tulis Komentar