bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah (2026 Masehi) dengan penuh kekhusyukan di Pendopo Raden Bagus Assra, Senin malam (09/03/2026).
Momentum turunnya kitab suci Al-Quran ini dijadikan sebagai pijakan untuk memperkuat sinergi spiritual dan integritas dalam menjalankan roda pemerintahan serta kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Bondowoso.
Acara tersebut menghadirkan penceramah kondang, KH. Malik Sanusi, Pengasuh Pondok Pesantren Nurus Syam, Kecamatan Wringin. Kehadiran beliau memberikan warna tersendiri melalui tausiyah yang menekankan pentingnya adab dan ilmu dalam membangun peradaban yang berakhlak mulia.
Dalam sambutannya, Bupati Bondowoso, Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Quran bukanlah sekadar agenda seremonial tahunan yang rutin dilaksanakan. Menurutnya, acara ini merupakan momentum krusial untuk melakukan refleksi diri dan memperkuat nilai-nilai spiritual, baik dalam ranah pribadi maupun dalam tata kelola pemerintahan.
Pembangunan daerah tidak boleh hanya berorientasi pada aspek fisik dan infrastruktur semata. Kemajuan sebuah daerah harus dibarengi dengan penguatan spiritual dan moral. Bulan suci Ramadan ini adalah saat yang tepat bagi kita semua untuk menyeimbangkan kerja keras membangun daerah dengan kedekatan kepada Allah SWT melalui ibadah dan doa.
Pihaknya juga secara khusus berpesan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bondowoso agar menjadikan nilai-nilai Al-Quran sebagai pedoman moral dalam bekerja. Dengan landasan Al-Quran, diharapkan setiap tugas pelayanan publik dapat dilaksanakan dengan penuh integritas, transparansi, dan tanggung jawab yang tinggi.
Lebih lanjut, Bupati berharap pemahaman yang mendalam terhadap Al-Quran dapat menciptakan sinergi yang harmonis antara pemerintah dan rakyat. Beliau meyakini bahwa kebijakan yang lahir dari pedoman spiritual akan senantiasa membawa kemaslahatan, keadilan, serta kesejahteraan bagi seluruh warga Bondowoso.
Di hadapan para undangan, Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus memupuk kerukunan antarumat beragama yang selama ini telah menjadi ciri khas dan kekuatan Kabupaten Bondowoso. Ia berharap spirit Nuzulul Quran kali ini membawa perubahan perilaku sosial yang lebih santun dan meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Ketua Komisi II DPRD Bondowoso, H. Tohari (mewakili pimpinan DPRD), Jajaran pimpinan TNI dan Polri, Perwakilan Kejaksaan Negeri Bondowoso, Sekretaris Daerah Bondowoso, Dr. H. Fathur Rozi, M.Fil.I., Para Staf Ahli, Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, serta pimpinan BUMD.
Turut hadir pula para tokoh agama, pimpinan organisasi keagamaan, ulama, dan tokoh masyarakat yang berbaur bersama dalam suasana religius yang khidmat. Melalui peringatan ini, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berkomitmen untuk terus mengawal pembangunan yang berwawasan religi demi mewujudkan Bondowoso yang lebih sejahtera dan bermartabat.
Tulis Komentar