bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Bondowoso terus melakukan terobosan progresif untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Kali ini, optimalisasi difokuskan pada program unggulan LASTAREH (Layanan Adminduk Sa’areh Tuntas Mareh) melalui perombakan total skema pelayanan di meja depan atau Front Office.
Langkah strategis ini diambil guna memastikan masyarakat mendapatkan kepastian waktu dan kemudahan dalam mengurus dokumen kependudukan dalam satu hari kerja.
Berbeda dengan prosedur sebelumnya yang memisahkan loket berdasarkan jenis dokumen seperti loket khusus KTP, Kartu Keluarga, atau Akta Capil, kini Dispendukcapil Bondowoso menerapkan sistem Generalist Staff. Saat ini, telah ditempatkan 6 orang petugas di Front Office yang seluruhnya memiliki kompetensi mumpuni untuk melayani semua jenis dokumen kependudukan tanpa terkecuali.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bondowoso, Ghozal Rawan, A.P., M.M., menjelaskan bahwa perubahan model pelayanan ini merupakan respon atas aspirasi masyarakat yang menginginkan alur yang lebih sederhana dan tidak membingungkan.
Kami melakukan penataan ulang pada lini terdepan. Dengan 6 petugas yang semuanya bisa melayani seluruh jenis dokumen, tidak ada lagi penumpukan di satu loket sementara loket lain kosong. Semua meja bergerak beriringan, sehingga waktu tunggu masyarakat berkurang drastis.
Sebagai bagian dari penguatan alur kerja, Dispendukcapil juga menyiagakan satu meja pendaftaran khusus di bagian paling depan. Petugas di meja ini berfungsi sebagai penyaring awal (gatekeeper) yang bertugas memeriksa kelengkapan berkas pemohon sebelum masuk ke antrean utama.
Langkah ini diambil untuk meminimalisir kegagalan proses di meja pelayanan. Dengan memastikan seluruh persyaratan telah lengkap 100% di awal, proses penginputan data di Front Office menjadi lebih cepat dan tanpa hambatan teknis.
Optimalisasi ini merupakan perwujudan nyata dari filosofi LASTAREH bahwa administrasi kependudukan harus selesai dalam satu hari. Ghozal Rawan optimis bahwa model baru ini akan memberikan pengalaman pelayanan yang lebih humanis dan efisien.
Tujuan besar kami adalah memungkinkan dokumen diselesaikan di hari yang sama, tentu dengan menyesuaikan jenis dokumen dan kelengkapan persyaratan yang diajukan oleh pemohon. Kami ingin warga pulang membawa dokumen, bukan membawa janji.
Melalui transformasi ini, Dispendukcapil Bondowoso berkomitmen untuk terus menghapus stigma birokrasi yang lambat dan berbelit, sekaligus mendukung percepatan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan di seluruh wilayah Kabupaten Bondowoso.
Tulis Komentar