bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bondowoso, As’ad Yahya Safi’i, secara resmi melepas kontingen Kwarcab Bondowoso untuk berlaga pada ajang Jambore Nasional (Jamnas) XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta. Pada kesempatan yang sama, juga melantik puluhan anggota Pramuka Garuda golongan Penggalang, di Pendopo Raden Bagus Assra Bondowoso, Senin (10/8/2026).
Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti jalannya acara. Dalam sambutannya, As’ad Yahya Safi’i menegaskan bahwa momentum ini sangat istimewa bagi Gerakan Pramuka Bondowoso. Menurutnya, acara hari ini tidak hanya sekadar pelepasan putra-putri terbaik daerah ke tingkat nasional, melainkan juga menjadi tonggak lahirnya kader Pramuka Garuda yang siap menjadi penggerak di masyarakat.
Di hadapan para peserta dan tamu undangan, As’ad Yahya Safi’i mengingatkan bahwa predikat Pramuka Garuda merupakan pencapaian tertinggi pada golongan Penggalang yang membawa konsekuensi moral cukup besar. Gelar ini bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal dari pengabdian yang lebih nyata.
Pihaknya menekankan agar para Pramuka Garuda yang baru dilantik mampu tampil sebagai teladan (role model) di lingkungan masing-masing. Karakter disiplin, mandiri, peduli, dan bertanggung jawab harus melekat kuat agar kehadiran mereka membawa manfaat nyata bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
Apresiasi setinggi-tingginya turut disampaikan kepada seluruh pihak yang telah mendukung capaian ini. As’ad Yahya Safi’i mengucapkan terima kasih mendalam kepada para pembina, pelatih, serta orang tua murid yang tanpa lelah memberikan bimbingan, dorongan, dan doa hingga para Penggalang tersebut berhasil meraih tingkatan Pramuka Garuda.
Usai melantik Pramuka Garuda, As’ad Yahya Safi’i secara resmi melepas Kontingen Kwarcab Bondowoso yang akan bertolak ke Buperta Cibubur, Jakarta, untuk mengikuti Jambore Nasional XII.
Pihaknya berpesan agar seluruh anggota kontingen menyadari bahwa keberangkatan mereka membawa kehormatan besar. Peserta tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga memikul nama baik Kabupaten Bondowoso, Kwarcab Bondowoso, gugus depan, sekolah/madratsah, hingga keluarga.
Jaga nama baik Bondowoso. Tunjukkan bahwa Pramuka Bondowoso adalah Pramuka yang santun, disiplin, ramah, bertanggung jawab, dan mampu menghargai keberagaman.
Selain berkompetisi dan menimba pengalaman, para peserta Jamnas XII juga diamanati peran strategis sebagai Duta Daerah. Mereka diminta memanfaatkan ajang perkemahan megah tersebut untuk mengenalkan potensi, kebudayaan, dan semangat persaudaraan khas Bondowoso kepada seluruh peserta dari Sabang sampai Merauke.
Selama berada di Buperta Cibubur, peserta diwajibkan menjaga kesehatan, disiplin waktu, kebersihan perkemahan, keamanan pribadi, serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku. As’ad Yahya Safi’i menggarisbawahi bahwa Tri Satya dan Dasa Dharma tidak boleh hanya berhenti sebagai hafalan di mulut, melainkan harus diwujudkan dalam setiap tindakan sehari-hari.
Menutup arahannya, Ketua Kwarcab memberikan perhatian khusus kepada para pembina, pendamping, dan pimpinan kontingen. Beliau menitipkan seluruh peserta agar senantiasa mendapatkan bimbingan, perlindungan, dan pengawasan ketat selama menjalankan aktivitas di perkemahan nasional.
Kepada para pembina, pendamping, dan pimpinan, saya titip anak-anak kita. Mohon dibimbing, didampingi, dan dijaga dengan penuh tanggung jawab.
Apresiasi dan terima kasih juga dialamatkan kepada para orang tua murid atas kepercayaan serta dukungan yang tak terhingga. Beliau mengajak seluruh orang tua untuk terus memanjatkan doa agar rangkaian kegiatan Jamnas XII berjalan aman, lancar, dan memberikan pengalaman berharga bagi tumbuh kembang anak-anak.
Tulis Komentar