bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Tim PPK Ormawa BEM Fakultas Keperawatan Universitas Jember (UNEJ) 2026 melaksanakan Grand Launching Program Bumi Wana Mandiri di pojok baca, Dusun Krajan I, Desa Tanah Wulan, Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso, Rabu (19/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum peresmian sekaligus pemaparan Program Bumi Wana Mandiri sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan melalui empat bidang utama, yaitu kesehatan, ekonomi, lingkungan, dan pendidikan.
Grand Launching Program Bumi Wana Mandiri dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah, perguruan tinggi, pemerintah kecamatan dan desa, mitra kerja sama, kader, serta masyarakat Desa Tanah Wulan. Hadir mewakili Bupati Kabupaten Bondowoso, Asisten I Kabupaten Bondowoso Bapak Sholikin, S.H., M.Si.
Dari jajaran Universitas Jember, turut hadir Wakil Rektor III Universitas Jember Bapak Dr. Fendi Setyawan, S.H., M.H., Dekan Fakultas Keperawatan Universitas Jember Ns. Rondhianto, S.Kep., M.Kep., Wakil Dekan II Fakultas Keperawatan Universitas Jember Ns. Nurfika Asmaningrum, S.Kep., M.Kep., Ph.D., serta Wakil Dekan III Fakultas Keperawatan Universitas Jember sekaligus dosen pendamping PPK Ormawa BEM FKEP UNEJ, Ns. Dini Kurniawati, S.Kep., M.Kep., M.Psi., Sp. Kep. Mat. Turut hadir Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Jember Dimas Anang Musa Handaru dan Ketua PPK Ormawa BEM FKEP UNEJ 2026 Hagum Mashuda.
Dari unsur Pemerintah Kabupaten Bondowoso, kegiatan dihadiri Kepala BAPPERIDA Kabupaten Bondowoso Ibu Dr. Anisatul Hamidah, S.Ag., S.H., M.Si., M.Kn., Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bondowoso Ir. Hergiar Yuli Pramanto, S.T., M.T., perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bondowoso Bapak Andy Budiono, serta perwakilan Dinas Perpustakaan, Arsip, dan Dokumentasi Kabupaten Bondowoso Ibu Nurya Ima Shinta, S.T., M.T. Hadir pula Kasi Bin Perusahaan Umum Perhutani Bapak Rahmat Sugiarto dan Tim Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Maesan.
Kegiatan turut dihadiri Camat Maesan Bapak Hendri Khairul Imam, S.E., Kepala UPTD Puskesmas Maesan dr. Yudia Candrawati, Kepala Desa Tanah Wulan Bapak Mulyono, kader bidang kesehatan, lingkungan, ekonomi, dan pendidikan, serta masyarakat Desa Tanah Wulan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi tamu undangan, kader, dan masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh pembawa acara dan pembacaan doa.
Selanjutnya, acara diisi dengan sambutan Ketua PPK Ormawa BEM FKEP UNEJ 2026, sambutan Kepala Desa Tanah Wulan, sambutan Camat Maesan, serta sambutan Bupati Bondowoso yang diwakili oleh Asisten I Kabupaten Bondowoso. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dekan Fakultas Keperawatan Universitas Jember, kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus peresmian Program Bumi Wana Mandiri oleh Wakil Rektor III Universitas Jember.
Program Bumi Wana Mandiri merupakan program pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan melalui empat bidang utama, yaitu kesehatan, ekonomi, lingkungan, dan pendidikan. Keempat bidang tersebut dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemandirian masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal dan kebutuhan masyarakat Desa Tanah Wulan.
Dalam pelaksanaan seluruh rangkaian Program Bumi Wana Mandiri, Tim PPK Ormawa BEM Fakultas Keperawatan Universitas Jember 2026 senantiasa didampingi dan diarahkan secara langsung oleh dosen pendamping, Ns. Dini Kurniawati, S.Kep., M.Kep., M.Psi., Sp. Kep. Mat. Pendampingan dilakukan mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan pada bidang kesehatan, ekonomi, lingkungan, maupun pendidikan. Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan setiap program berjalan sesuai dengan tujuan pemberdayaan masyarakat dan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Tanah Wulan.
Pada bidang kesehatan, Program Bumi Wana Mandiri menyasar kelompok Wredatera (lansia) dan Ragasehat (balita). Pada kelompok Wredatera, pemberdayaan dilakukan melalui penguatan kapasitas kader dengan memberikan materi dan pelatihan mengenai cara mengukur tekanan darah serta penggunaan tensimeter digital, demonstrasi tentang kartu pantau hipertensi, pemberian materi mengenai diabetes, senam hipertensi, serta kegiatan kreatif berupa pembuatan tas ecoprint.
Sementara itu, pada kelompok Ragasehat, kegiatan meliputi pemberian materi mengenai Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil, edukasi mengenai stunting, serta pelatihan pengolahan pangan melalui pembuatan keripik daun kelor dan puding jagung manis. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan masalah kesehatan sekaligus mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal.
Pada bidang ekonomi, Bumi Wana Mandiri berfokus pada pengembangan keterampilan masyarakat dalam mengolah potensi lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Kegiatan yang dilakukan meliputi pelatihan pembuatan muffin kopi, teh daun alpukat, dan stik alpukat. Selain keterampilan produksi, masyarakat juga diberikan pelatihan mengenai pengemasan dan pemasaran produk melalui online shop.
Upaya pengembangan pemasaran juga dilakukan dengan memperluas akses produk masyarakat ke pusat oleh-oleh di Kabupaten Bondowoso. Melalui kegiatan tersebut, Bumi Wana Mandiri berhasil menjalin kemitraan dengan Pusat Oleh-Oleh 82 sebagai salah satu mitra pemasaran produk masyarakat, sehingga diharapkan dapat memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan nilai ekonomi produk yang dihasilkan.
Pada bidang lingkungan, program diarahkan pada peningkatan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam menjaga serta mengelola lingkungan secara berkelanjutan. Kegiatan meliputi edukasi pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, yaitu organik, anorganik, dan B3, pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC), serta pelatihan pembuatan eco enzyme.
Selain pengelolaan sampah, masyarakat juga didorong untuk memanfaatkan potensi pekarangan rumah melalui program Rumah Pangan Lestari (RPL). Pemanfaatan pekarangan diarahkan untuk menciptakan sumber pangan bergizi yang dapat diproduksi secara mandiri oleh masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga.
Sementara itu, bidang pendidikan dilaksanakan melalui berbagai kegiatan edukasi dan pelatihan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, kreativitas, serta kesiapsiagaan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pemberian materi mengenai bullying dan tanggap bencana, pelatihan pembuatan lilin aromaterapi, pelatihan meronce, serta pemanfaatan barang bekas melalui pelatihan pembuatan gantungan kunci dari tutup botol bekas.
Penguatan bidang pendidikan juga diwujudkan melalui pengembangan Ruang Pojok Baca Wana Didik sebagai ruang literasi dan pembelajaran bagi masyarakat Desa Tanah Wulan. Dalam rangkaian Grand Launching, Ruang Pojok Baca Wana Didik diresmikan secara simbolis oleh Asisten I Kabupaten Bondowoso, Wakil Rektor III Universitas Jember, dan Dekan Fakultas Keperawatan Universitas Jember.
Setelah rangkaian sambutan dan pemaparan program, kegiatan dilanjutkan dengan penayangan video Program Bumi Wana Mandiri yang menggambarkan rangkaian kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh Tim PPK Ormawa BEM FKEP UNEJ 2026.
Selanjutnya dilakukan penandatanganan komitmen bersama mitra kerja sama, yang melibatkan berbagai unsur dinas dan mitra terkait. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan dan keberlanjutan Program Bumi Wana Mandiri di Desa Tanah Wulan.
Komitmen tersebut kemudian diperkuat melalui penyematan tanda kader kepada kader bidang kesehatan, lingkungan, pendidikan, dan ekonomi. Para kader diharapkan dapat menjadi penggerak masyarakat sekaligus berperan dalam menjaga keberlanjutan berbagai program pemberdayaan yang telah dikembangkan bersama.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peresmian Ruang Pojok Baca Wana Didik secara simbolis oleh Asisten I Kabupaten Bondowoso, Wakil Rektor III Universitas Jember, dan Dekan Fakultas Keperawatan Universitas Jember. Kegiatan selanjutnya diisi dengan sesi dokumentasi bersama yang melibatkan pemerintah daerah, Universitas Jember, perangkat desa, mitra kerja sama, kader, mahasiswa, dan masyarakat Desa Tanah Wulan, sebelum akhirnya ditutup oleh pembawa acara.
Melalui Program Bumi Wana Mandiri, PPK Ormawa BEM Fakultas Keperawatan Universitas Jember 2026 berupaya membangun sinergi dan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah desa, mitra, kader, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi Desa Tanah Wulan. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, tetapi juga mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih mandiri dalam bidang kesehatan, ekonomi, lingkungan, dan pendidikan secara berkelanjutan.
Tulis Komentar