bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus menunjukkan keseriusannya dalam menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak secara berkelanjutan. Melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB), Pemkab Bondowoso menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Evaluasi Mandiri Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026, bertempat di Ruang Sabha Bina Praja, Sekretariat Daerah Kabupaten Bondowoso, Rabu (08/04/2026).
Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Bondowoso, Solikin, S.H., M.Si., mewakili Bupati Bondowoso. Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Dinsos P3AKB, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bondowoso, Fasilitator KLA, serta jajaran perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan pemangku kepentingan (stakeholders) lintas sektor lainnya.
Dalam sambutannya, Solikin menekankan bahwa status Kabupaten Layak Anak bukan sekadar mengejar penghargaan, melainkan sebuah tanggung jawab moral untuk memastikan setiap anak di Bondowoso tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif.
Evaluasi Mandiri ini adalah instrumen penting untuk memetakan sejauh mana intervensi kebijakan kita telah menyentuh akar rumput. Kita membutuhkan sinergi kolektif, bukan kerja sporadis antar instansi saja.
Kegiatan Bimtek ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai indikator-indikator KLA yang dinamis, serta teknis penginputan data pada aplikasi evaluasi tahunan. Kehadiran Fasilitator KLA memberikan ruang bagi OPD dan Kecamatan untuk berkonsultasi mengenai tantangan di lapangan, mulai dari penguatan sistem peradilan pidana anak hingga penyediaan fasilitas ramah anak di ruang publik.
Dengan dilaksanakannya Evaluasi Mandiri ini, Pemerintah Kabupaten Bondowoso menaruh harapan besar pada beberapa poin krusial diantaranya, Akurasi Validasi Data untuk Memastikan seluruh progres pembangunan berbasis anak terdokumentasi secara akurat dan objektif melalui sistem evaluasi yang transparan.
Selain itu, Identifikasi Kesenjangan dengan Menemukan celah atau kekurangan dalam implementasi kebijakan di tingkat kecamatan dan desa agar dapat segera diperbaiki. Peningkatan Predikat melalui Optimisme untuk meningkatkan predikat KLA Kabupaten Bondowoso melalui pemenuhan indikator yang lebih substansial dan inovatif. Keberlanjutan Program dengan Mendorong integrasi program perlindungan anak ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di setiap lini OPD.
Melalui koordinasi yang solid antara Dinsos P3AKB dengan seluruh pemangku kepentingan, Pemkab Bondowoso berkomitmen menjadikan hasil evaluasi ini sebagai fondasi utama dalam menyusun strategi perlindungan anak yang lebih komprehensif di masa depan.
Tulis Komentar