bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Pemerintah Kabupaten Bondowoso menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi yang luas dengan berbagai pihak, termasuk sektor akademisi dan jaringan alumni perguruan tinggi, demi mempercepat roda pembangunan daerah. Komitmen strategis ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Bondowoso, As'ad Yahya Syafi'i, S.E., saat menerima kunjungan audiensi resmi dari jajaran pengurus Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) di Ruang Pringgitan Pendopo Kabupaten, Senin (13/07/2026).
Dalam pertemuan formal tersebut, Wakil Bupati As'ad Yahya Syafi'i didampingi oleh jajaran Asisten Sekda dan Staf Ahli Bupati. Kehadiran para pejabat teras ini menegaskan keseriusan dan kesiapan Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam menyambut peluang kerja sama strategis yang ditawarkan oleh salah satu ikatan alumni universitas terbesar dan terkemuka di Indonesia tersebut.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bondowoso menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kedatangan pengurus IKA UNAIR. Beliau menekankan bahwa tantangan pembangunan di era modern tidak lagi bisa diselesaikan oleh pemerintah daerah sendirian. Diperlukan implementasi nyata dari konsep pentahelix yang melibatkan sinergi erat antara akademisi, komunitas, pebisnis, pemerintah, dan media.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Bondowoso, pihaknya sangat menyambut baik kehadiran rekan-rekan dari IKA UNAIR. Potensi pemikiran, jaringan, dan keahlian lintas disiplin ilmu yang dimiliki oleh para alumni Universitas Airlangga sangat dibutuhkan untuk memberikan warna baru dan percepatan dalam program-program inovatif di Kabupaten Bondowoso. Beliau berharap audiensi ini tidak berhenti sebagai ajang silaturahmi saja, melainkan menjadi pemantik utama lahirnya kerja sama konkret di berbagai sektor.
Diskusi dalam pertemuan tersebut berfokus pada penjajakan berbagai program pengabdian masyarakat dan pengembangan potensi daerah. Perwakilan IKA UNAIR memaparkan sejumlah gagasan strategis yang dapat disinergikan secara langsung dengan program kerja Pemkab Bondowoso.
Beberapa klaster program yang diusulkan meliputi Sektor Kesehatan melalui Peningkatan mutu dan aksesibilitas layanan kesehatan masyarakat. Sektor Ekonomi melalui Penguatan kapasitas pelaku UMKM dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Dan Sektor Pendidikan melalui Program pendampingan dan peningkatan kualitas pendidikan di wilayah pedesaan.
Sebagai kabupaten yang kaya akan potensi agraria, Bondowoso dinilai menjadi ladang pengabdian yang sangat potensial bagi para alumni UNAIR untuk menerapkan ilmu mereka secara praktis. Komoditas unggulan seperti kopi Bondowoso yang telah melegenda, sektor pertanian, perkebunan, hingga sektor pariwisata kawasan Ijen, menjadi poin-poin krusial yang siap diakselerasi melalui sentuhan inovasi dan pemikiran akademis.
Menanggapi paparan komprehensif tersebut, para Asisten Sekda dan Staf Ahli Bupati yang hadir turut memberikan masukan teknis mengenai pemetaan kebutuhan riil daerah saat ini. Pemerintah Kabupaten Bondowoso berkomitmen untuk bergerak cepat menindaklanjuti poin-poin diskusi dalam audiensi ini.
Langkah terdekat yang akan diambil adalah melakukan koordinasi intensif dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa setiap program kolaborasi yang direncanakan dapat berjalan secara efektif, efisien, tepat sasaran, serta sejalan dengan arah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bondowoso.
Perwakilan pengurus IKA UNAIR menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan atas sambutan terbuka, inklusif, dan penuh kehangatan dari Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Mereka menyatakan kesiapannya untuk mengawal komitmen ini menjadi kontribusi nyata di lapangan. Pertemuan strategis ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama serta penyerahan cinderamata sebagai simbolisasi dimulainya sinergi dan babak baru kerja sama demi kesejahteraan masyarakat Bondowoso.
Tulis Komentar