bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Bupati Bondowoso Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., melantik dan mengambil sumpah jabatan , 38 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Prosesi pelantikan berlangsung di Pendopo Raden Bagus Assra, Kamis (9/7/2026).
38 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso, diantaranya Camat Tegalampel, Camat Ijen, Lurah Sekarputih, dan Lurah Nangkaan.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Bondowoso As'ad Yahya Safi'i, S.E., Sekretaris Daerah Dr. H. Fathur Rozi, M.Fil.I., para kepala perangkat daerah, kepala bagian di lingkungan Setda, serta para camat se-Kabupaten Bondowoso.
Dalam sambutannya, Bupati Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi jabatan merupakan bagian yang lazim dalam dinamika birokrasi. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya penyegaran organisasi sekaligus meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Proses ini dilaksanakan secara objektif sesuai ketentuan yang berlaku. Jabatan bukanlah hak pribadi, melainkan amanah dan ruang untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.
Bupati juga meminta seluruh pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami tugas dan tanggung jawab, serta menunjukkan kinerja yang nyata.
Menurutnya, pejabat administrator dan pengawas memiliki peran strategis sebagai penggerak birokrasi dan pelayanan publik dalam mendukung terwujudnya Bondowoso Berkah yang berkualitas, akseleratif, dan holistik.
Sebagai pedoman dalam menjalankan amanah, Bupati menyampaikan lima pesan penting kepada para pejabat yang baru dilantik. Pertama, menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan kewenangan. Kedua, meningkatkan kinerja dengan bekerja berdasarkan target yang jelas, penuh inisiatif, dan inovatif. Ketiga, memperkuat koordinasi serta kolaborasi antarperangkat daerah. Keempat, memberikan pelayanan publik yang cepat, ramah, dan solutif. Kelima, terus meningkatkan kompetensi serta mampu beradaptasi dengan perkembangan digitalisasi dan perubahan zaman.
Bupati juga menginstruksikan para kepala perangkat daerah agar memberikan pembinaan, pendampingan, dan ruang bagi pejabat yang baru dilantik untuk bekerja secara optimal dalam lingkungan kerja yang profesional dan kondusif.
Ia mengingatkan bahwa promosi jabatan tidak boleh menjadikan seseorang berpuas diri, sementara mutasi tidak seharusnya dipandang sebagai kemunduran.
Ukuran keberhasilan bukan ditentukan oleh di mana kita ditempatkan, tetapi seberapa besar manfaat yang mampu diberikan kepada masyarakat.
Bupati berharap pelantikan tersebut menjadi momentum lahirnya semangat baru dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan pembangunan Kabupaten Bondowoso yang semakin maju, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Tulis Komentar