bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Memasuki pertengahan bulan suci Ramadan 1447 H, Pemerintah Kabupaten Bondowoso memperkuat komitmennya dalam pengentasan kemiskinan dan ketahanan sosial. Bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bondowoso, pemerintah menyalurkan santunan kepada ratusan anak yatim dan kaum dhuafa di Pendopo Raden Bagus Assra, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menerjemahkan visi besar pembangunan daerah yang tidak hanya berfokus pada fisik, namun juga menyentuh aspek spiritual dan kemanusiaan.
Dalam sambutan tertulis Bupati Bondowoso, Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., yang dibacakan oleh Asisten I Setda Pemkab Bondowoso, Sholikin, S.H., M.Si., ditegaskan bahwa agenda ini merupakan implementasi nyata dari visi-misi Pemerintah Kabupaten Bondowoso periode 2025–2030.
Pembangunan Bondowoso harus bersifat inklusif. Kita ingin memastikan tidak ada anak yatim maupun kaum dhuafa yang merasa tertinggal dalam gerak pembangunan daerah. Ini adalah wujud penguatan ketahanan sosial melalui semangat gotong royong.
Pihaknya menambahkan bahwa infrastruktur yang maju harus dibarengi dengan keadilan sosial, di mana kebahagiaan Ramadan dapat dirasakan secara merata hingga ke pelosok desa.
Pada kesempatan tersebut, Baznas Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan kepada 500 penerima manfaat, yang terdiri dari 250 Anak Yatim, 250 Kaum Dhuafa.
Seluruh penerima manfaat tersebut berasal dari hasil kurasi dan validasi di 23 kecamatan se-Kabupaten Bondowoso. Baznas dinilai sebagai mitra strategis yang krusial bagi pemerintah daerah, terutama dalam hal validasi data kemiskinan agar distribusi bantuan sosial lebih tepat sasaran.
Kegiatan ini merupakan jembatan keberkahan antara pemerintah, para muzakki (pembayar zakat), dan para mustahik (penerima manfaat). Selain meringankan beban ekonomi di bulan Ramadan, kami ingin menghadirkan senyum bagi mereka yang membutuhkan.
Lebih lanjut, juga disampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Baznas atas konsistensinya dalam membantu masyarakat. Namun, tantangan sosial ke depan memerlukan partisipasi lebih luas dari berbagai elemen masyarakat.
Selain itu juga ditekankan agar kegiatan ini memantik semangat kepedulian bagi kalangan pengusaha dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bondowoso untuk terus konsisten menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi, sebagaimana diriwayatkan dalam hadis Rasulullah SAW mengenai kemuliaan menyantuni anak yatim, bahwa Rasulullah SAW dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukkannya) di surga seperti ini," kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau, serta agak merenggangkan keduanya.
Diharapkan kegiatan ini membawa keberkahan dan menjadi langkah bersama dalam mewujudkan Bondowoso yang lebih sejahtera.
Tulis Komentar