bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Pemerintah Kabupaten Bondowoso menyelenggarakan kegiatan bernuansa religius bertajuk "Doa Kebangsaan Bersama Untuk Keselamatan Negeri" di Pendopo Raden Bagus Assra, Kabupaten Bondowoso, pada Selasa malam (20/10/2026).
Acara yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan ini digelar sebagai ikhtiar batiniah dalam memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa di tengah maraknya berbagai tantangan dan bencana alam yang melanda Indonesia belakangan ini.
Selain menjadi ajang permohonan spiritual, Doa Kebangsaan ini dirancang sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarelemen masyarakat, para alim ulama, dan jajaran pemerintah daerah guna memelihara kedamaian, ketenteraman, serta keselamatan bangsa dan negara.
Kegiatan ini dihadiri secara langsung oleh jajaran pimpinan daerah dan tokoh-tokoh penting di Kabupaten Bondowoso, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Dr. Fathur Rozi, M.Fil.I., Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso, Dr. David Palapa Duarsa, S.H., M.H.
Turut hadir pula, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kabupaten Bondowoso, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), serta puluhan alim ulama dan tokoh agama terkemuka dari berbagai wilayah di Bondowoso.
Lantunan zikir dan doa keselamatan dipanjatkan. bersama-sama memohon agar Kabupaten Bondowoso khususnya, serta bangsa Indonesia pada umumnya, senantiasa dilimpahi keberkahan, kedamaian, serta dijauhkan dari berbagai bentuk musibah, bencana, maupun potensi perpecahan.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Dr. Fathur Rozi, M.Fil.I., menegaskan bahwa agenda Doa Kebangsaan ini merupakan momentum yang sangat krusial untuk memperkuat tali sinergi antara umara (pemerintah) dan ulama. Ia menekankan bahwa proses pembangunan daerah yang berkelanjutan tidak cukup hanya mengandalkan ikhtiar fisik atau kerja keras lahiriah semata.
Pembangunan daerah membutuhkan pijakan nilai-nilai spiritual yang kuat serta doa tulus dari para ulama. Doa Kebangsaan ini adalah wujud permohonan tulus kita bersama agar Kabupaten Bondowoso senantiasa berada dalam naungan keselamatan, kedamaian, dan kemakmuran.
Sinergi yang kokoh antara jajaran FORKOPIMDA, ulama, dan seluruh lapisan masyarakat adalah modal utama kita dalam membangun daerah serta menjaga kondusifitas wilayah," tambahnya.
Melalui penyelenggaraan Doa Kebangsaan ini, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap spirit kebersamaan dan spiritualitas yang terbangun dapat menjadi fondasi kokoh untuk melangkah menuju masa depan Bondowoso yang lebih maju, sejahtera, bermartabat, dan penuh keberkahan.
Tulis Komentar