bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Kabupaten Bondowoso resmi terpilih menjadi saksi sejarah lahirnya generasi baru agen perubahan muda. Bertempat di Pendopo Raden Bagus Assra, hari ini berlangsung acara Penutupan Jawa Timur Changemaker Academy (JAYCA) Angkatan 1 yang dirangkaikan dengan Penganugerahan Penghargaan Internasional The Duke of Edinburgh (DOE).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Ashoka Indonesia ini menjadi puncak dari perjalanan panjang pengembangan karakter dan inovasi sosial bagi pelajar di Jawa Timur.
JAYCA merupakan inisiatif kolaboratif berskala regional yang mempertemukan semangat inovasi sosial dengan pendidikan karakter yang kokoh. Sejak memulai perjalanannya pada September 2025, sebanyak 200 siswa tingkat SMP dan SMA sederajat dari berbagai penjuru Jawa Timur telah menjalani proses pendampingan intensif.
Selama masa akademi, para peserta didik dimentoring langsung oleh praktisi ahli di berbagai sektor krusial, mulai dari kesehatan, lingkungan hidup, hingga perlindungan hak anak dan ibu inklusivitas. Mereka dibekali kemampuan untuk mengidentifikasi masalah di lingkungan sekitar dan menciptakan solusi nyata yang berdampak.
Selain menandai berakhirnya masa akademi, momentum istimewa terjadi melalui penyematan penghargaan internasional The Duke of Edinburgh (DOE). Seluruh aktivitas dan dedikasi para peserta selama mengikuti JAYCA telah didaftarkan untuk mendapatkan rekognisi global tersebut. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi atas kepemimpinan, ketangguhan, dan pengembangan diri yang telah ditunjukkan oleh para peserta.
Hadir secara langsung untuk menyaksikan capaian luar biasa ini, Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Bondowoso, Dr. Hj. Khodijatul Qodriyah, S.Ag., M.M.Pub., M.Si.. dan Direktur Regional Ashoka Asia Tenggara, Nani Zulminarni, memberikan sambutan hangat dan motivasi bagi para changemakers muda agar terus konsisten menebar manfaat.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan acara ini. Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’I, S.E., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya Bondowoso sebagai tuan rumah.
Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Ashoka Indonesia beserta seluruh mitra kolaborasi. Program ini merupakan inisiatif yang sangat luar biasa dalam menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda. Kami melihat JAYCA bukan sekadar pelatihan, tetapi ruang pembelajaran yang membentuk karakter dan integritas.
Pihaknya juga menekankan bahwa penyematan penghargaan DOE merupakan bukti bahwa dedikasi pemuda Jawa Timur telah diakui di kancah internasional.
Ini adalah prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Bondowoso. Kami berharap program ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak generasi muda di daerah kami. Teruslah bergerak, jangan pernah takut menjadi agen perubahan. Apa yang diperoleh hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk memberikan manfaat bagi sesama.
Kegiatan diawali dengan pembukaan formal dan serangkaian sambutan dari tokoh penting, termasuk Ketua JAYCA Bambang Kuncoro Yekti dan Direktur DOE Indonesia Aurina Setyawitta. Puncak acara ditandai dengan prosesi pemberian Penghargaan Bronze kepada para peserta yang telah memenuhi kriteria pengembangan diri internasional.
Kesuksesan JAYCA Angkatan 1 merupakan buah dari sinergi kuat antara Ashoka Indonesia dengan berbagai mitra strategis, di antaranya Sektor Sosial & Kesehatan, Ruang Pasien dan YPP Nurusalaam. Sektor Pendidikan & Budaya, Gus Dur Corner UIN KHAS Jember, Rumah Edukasi Creative (REC), dan Tanoker. Sektor Lingkungan & Komunitas, ECOTON, Urunan Kebaikan, serta Wis Komunalian.
Melalui kegiatan ini, Kabupaten Bondowoso tidak hanya berperan sebagai tuan rumah secara fisik, tetapi juga mempertegas posisinya sebagai daerah yang ramah terhadap pengembangan kreativitas dan kapasitas pemuda di tingkat Jawa Timur.
Tulis Komentar