bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Dalam upaya mengakselerasi tata kelola pemerintahan berbasis digital (smart governance) yang modern, transparan, dan akuntabel, Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lumajang melaksanakan kunjungan kerja (kunker) strategis ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bondowoso pada Rabu (23/9/2026).
Kunjungan kerja ini bertujuan mendalami secara komprehensif implementasi ekosistem digitalisasi pelayanan publik serta efisiensi tata kelola birokrasi internal yang telah berhasil diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso, salah satunya melalui pemanfaatan aplikasi KANDA.
Rombongan wakil rakyat dari Kabupaten Lumajang tersebut diterima secara resmi di Ruang Transit Sekretariat Daerah Kabupaten Bondowoso. Prosesi penyambutan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bondowoso, Dwi Wahyudi, S.Sos., M.M., bersama jajaran pejabat struktural Diskominfo Bondowoso, Sekretaris Dinas Kominfo: Ali Junaidi, S.Sos., Kepala Bidang Komunikasi: Harini Pujiati, S.E., M.M., Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika): Eka Kusuma Astuti, S.Kom., Kepala Bidang Persandian dan Statistik (Sanditik): Dwi Kuswantoro, S.T., M.M.
Dalam pertemuan tersebut, diskusi berlangsung interaktif dengan fokus utama pada studi komparasi terhadap berbagai inovasi aplikasi yang dikembangkan secara mandiri maupun terintegrasi oleh Diskominfo Bondowoso. Pemaparan teknis mencakup dua pilar utama, Ekosistem Aplikasi Layanan Publik, yakni Sistem pelayanan berbasis elektronik yang dirancang untuk mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai kebutuhan administratif umum dan perizinan. Dan Sistem Integrasi Kepegawaian Internal, yakni Inovasi tata kelola birokrasi internal yang mengoneksikan data Aparatur Sipil Negara (ASN) secara real-time guna mendorong efisiensi kerja, akuntabilitas kinerja, serta penyederhanaan prosedur administratif.
Jajaran Diskominfo Kabupaten Bondowoso menjelaskan secara rinci alur integrasi data lintas sektor, efektivitas pemanfaatan aplikasi layanan publik, hingga langkah-langkah strategis dalam mengatasi tantangan infrastruktur digital, termasuk perluasan jangkauan konektivitas dan jaminan keandalan keamanan siber.
Atas keterbukaan dan keberhasilan program tersebut, Komisi A DPRD Kabupaten Lumajang memberikan apresiasi tinggi atas capaian serta keberlanjutan program digitalisasi yang dijalankan oleh Pemkab Bondowoso. Langkah-langkah inovatif tersebut dinilai berhasil memangkas alur birokrasi yang rumit, meminimalisir potensi hambatan pelayanan, serta meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah secara signifikan.
Melalui kunjungan kerja ini, Komisi A DPRD Kabupaten Lumajang berharap hasil kajian komparatif dan pemetaan arsitektur sistem digital di Kabupaten Bondowoso dapat dijadikan rujukan untuk diadaptasi dan direalisasikan di Kabupaten Lumajang.
Langkah kolaboratif antar-pemerintah daerah ini diharapkan mampu memicu percepatan transformasi digital daerah di Jawa Timur, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis smart governance yang efisien, transparan, dan akuntabel demi kemajuan pelayanan kepada masyarakat.
Tulis Komentar