bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Bupati Bondowoso, Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Tahun 1447 H / 2026 M. Acara yang diinisiasi oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bondowoso ini berlangsung di Ballroom Ijen View Hotel & Resort pada Senin pagi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati hadir dengan didampingi oleh Wakil Bupati Bondowoso, As'ad Yahya Syafi'i, S.E., serta Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso, H. Ahmad Dhafir. Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini menegaskan sinergi kuat antara eksekutif dan legislatif dalam mengawal persiapan spiritual dan teknis warga Bondowoso menuju Tanah Suci.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Drs. H. Astono, dalam laporannya memaparkan bahwa antusiasme dan kesiapan warga Bondowoso untuk menunaikan rukun Islam kelima tetap tinggi.
Tahun 2026 ini, tercatat sebanyak 918 calon jamaah haji asal Kabupaten Bondowoso yang siap diberangkatkan. Melalui bimbingan manasik ini, kami berupaya membekali para jamaah dengan pemahaman regulasi terkini serta tata cara ibadah yang sesuai syariat.
Dalam arahannya, Bupati Abdul Hamid Wahid menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kantor Kemenag dan seluruh panitia penyelenggara. Beliau menekankan bahwa manasik bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan instrumen vital untuk menjamin kualitas ibadah jamaah.
Pemerintah Daerah sangat berharap seluruh peserta manasik dapat memahami dengan saksama ketentuan dan standar minimal keabsahan ibadah. Pemahaman yang matang adalah kunci agar pelaksanaan haji nantinya berjalan lancar, tertib, dan yang paling utama, jamaah dapat beribadah dengan khusyuk tanpa kebingungan teknis di lapangan.
Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bondowoso berkomitmen penuh untuk terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, baik di tingkat wilayah maupun pusat.
Pigaknya berkomitmen memberikan dukungan terbaik bagi kenyamanan jamaah. Pelayanan haji adalah tugas mulia, dan akan memastikan koordinasi lintas sektor terus berjalan demi menjamin keselamatan dan kesehatan jamaah selama di perjalanan hingga kembali ke tanah air.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan para calon jamaah. Pemerintah Kabupaten Bondowoso mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kekuatan, ketuntasan dalam menjalankan rukun serta wajib haji, hingga akhirnya meraih predikat Haji Mabrur.
Tulis Komentar