Ada beberapa kriteria calon penerima Bantuan Langsung Tunai yang dialokasikan dari Dana Desa (BLT-DD). Kriteria tersebut berdasar parasa Peraturan Menteri Keuangan (Kemenkeu) RI nomor 40/PMK.07./2020.
Hal tersebut harus diperhatikan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) agar tepat sasaran. Selain itu, agar diketahui oleh masyarakat sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman mengenai sasaran penerima BLT-DD itu.
Dijelaskan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bondowoso, Abdurrahman, bahwa calon penerima BLT-DD tersebut adalah masyarakat miskin yang sebelumnya belum bahkan tidak pernah menerima bantuan sosial lainnya dari Pemerintah.
“Artinya, mereka harus tetap masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tetapi yang belum pernah menerima Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) serta tidak menerima program Kartu Prakerja,” ungkapnya, Selasa (28/4/2020).
Sementara, imbuh Kepala DPMD ini, untuk pendata masyarakat miskin yang bakal menerima BLT-DD tersebut adalah relawan desa yang mendapat surat tugas dan ditunjuk oleh Pemdes dalam hal ini Kepala desa (Kades).
“Saat ini pihak Desa masih mendata Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah masing-masing,” ungkap Abdurrahman.
Namun demikian, dari hasil pendataan KPM tersebut masih ada beberapa proses yang harus dilakukan oleh pihak Pemdes, yakni, dilakukan Musyawarah Desa Khusus (Musdessus).
“Itu dilakukan ntuk mendapat pengesahan dari Pemerintah Kabupaten. Jadi, masing-masing Desa harus punya pegangan data KPM yang menerima PKH maupun BPNT serta Program Kartu Prakerja. Itu nanti akan dipadukan,” pungkas Abdurrahman.
Untuk diketahui, setiap KPM akan menerima BLT-DD sebesar Rp600ribu selama tiga bulan dan dialokasikan sejak bulan April hingga Juni 2020.
Selain itu, Desa yang menerima DD kurang dari Rp800juta wajib mengalokasikan BLT-DD maksimal 25 persen dari pagu yang diterima. Sedangkan, Desa yang menerima DD sebesar Rp800juta-Rp1,2Miliar, mengalokasikan BLT-DD maksimal 30 persen. Dan, bagi Desa yang menerima DD diatas Rp1,2 Miliar, wajib mengalokasikan BLT-DD sebesar 35 persen.(admin)

Berita Terkait