Dalam Rangka memperingati Hari Tragedi Gerbong Maut 23 November 1947 dan Hari Ulang (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke 48, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso menggelar upacara bendera, di alun-alun RBA Ki Ronggo, Kamis (28/11/2019).
Bertindak sebagai Inspektur upacara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bondowoso, Syaifullah mewakili Bupati Salwa Arifin memimpin Upacara.
Dalam sambutannya, Sekda menuturkan, bulan November merupakan bulan yang penuh dengan nilai-nilai kepahlawanan. Menurutnya, dibulan ini ingatan kolektif bangsa akan tertuju pada keberanian.
“Upacara peringatan tragedi gerbong maut ini bukanlah semata-Mata sebuah upacara saja namun harus sarat makna sehingga dapat menggali dan berani memunculkan semangat baru dalam nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Menurut Sekda Syaifullah, tragedi Gerbong Maut yang diperingati hari ini, adalah peristiwa yang jauh dari rasa pri kemanusiaan yang dilakukan oleh penjajah kepada para pahlawan Bondowoso yang ditangkap dan ditahan di dalam gerbong kereta api tertutup dan pengap.
“72 tahun peristiwa ini telah berlalu, namun tidak akan pernah kita lupakan, semangat juang dan pantang menyerah yang dimiliki para pahlawan harus terus kita teladani,” tuturnya.
Lebih jauh, Sekda Syaifullah mengutarakan, peringatan hari tragedi Gerbong Maut kali ini, diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan semangat juang dengan meneruskan perjuangan para pahlawan yang rela berkorban mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
“Karena pada hakekatnya setiap perjuangan ada hasilnya, namun tidak ada kata akhir untuk berjuang. Tanamkan dalam hati kita untuk membangun negeri sesuai dengan tugas dan peran kita masing-masing,” ucapnya.
Selain itu, Sekda Syaifullah meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dihari Korpri ke-48 ini, agar terus memperkokoh persatuan dan meningkatkan kualitas kinerja sebagai abdi negara dan masyarakat.
“Melalui momentum ini saya mengajak kepada kita semua untuk terus meningkatkan kinerja, utamanya di bidang pelayanan publik dan memantapkan netralitas serta junjung tinggi Panca Prasetya Korpri,” pungkasnya.(kominfo)

Berita Terkait