Kabupaten Bondowoso akan membuka pendaftaran seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 19 September 2018 mendatang. Namun demikian, Kabupaten berjuluk Republik Kopi ini hanya mendapat jatah kuota formasi penerimaan CPNS sebanyak 296 orang untuk Bidang Pendidikan dan Kesehatan.
Peluang seleksi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) terbuka lebar untuk warga Kabupaten Bondowoso dengan umur maksimal 35 tahun per 1 Agustus 2018.
“Lebih dari itu, tidak akan lolos dalam seleksi administrasi yang nantinya akan diumumkan pada 16 September 2018,” ungkap Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bondowoso, Karna Suswandi usai menggelar rapat koordinasi formasi penerimaan CPNS di aula Sabhabina I, Senin (10/9/2018).
Untuk test CPNS sendiri, dikatakan Karna, akan dilaksanakan pada 20 Oktober 2018 bagi pelamar yang telah dinyatakan lulus dalam seleksi administrasi penerimaan CPNS tahun 2018.
“Pengumumannya tanggal 30 November 2019,” tukasnya.
Untuk diketahui, jumlah formasi tersebut, masih dibagi menjadi dua formasi lagi yakni khusus dan umum. Untuk formasi khusus mendapat kuota 135 dengan rincian, 117 orang untuk pegawai K2, calon pelamar yang lulus cumlaud sebanyak 15 orang. Serta, bagi pelamar penyandang disabilitas 3 orang. Sedangkan sisanya, sebanyak 161 orang untuk formasi umum.
Adapun, pendaftarannya dilakukan secara online melalui portal resmi Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN).
Plt Sekda yang juga masih menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR tersebut, menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan tidak mudah percaya jikalau ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, mengiming-imingi bisa mengatur kelulusan dengan imbalan tertentu.
“Ini harus waspada. Karena semua itu adalah tidak benar. Kita tidak punya kewenangan, kita hanya pelaksana. Terlebih lagi, sistemnya sekarang menggunakan Computer Assissted Test (CAT-BKN). Jadi kalau mau lulus harus dengan kemampuan sendiri,” pungkasnya.(kominfo)

Berita Terkait